"Setiap acara perlu didatangi para jomblo militan... bukan untuk mengusir kesepian, tetapi untuk berpartisipasi dalam kesepian yang lebih luas"
( Dewan Kesepian Jakarta)
Gugur di Musim Semi
Sebenarnya gue mau bikin musim kawin, tapi dari segi tata bahasa, gue takut dibilang "Orang Liberal" sama penganut paham "Bukan Liberal".
Realitas bahwa akhir-akhir ini ente sedang jatuh cinta sama seseorang, yang cantik, yang harum, yang kalau senyum bikin jantung deg-degan,katanya.
Diatas semua itu,yang paling bikin gak tahan adalah kalau dia lagi ngomong "yes, i will.."
Tapi itu belum pernah terjadi, hanya di mimpi dan khayalan gue aja dia bisa ngomong begitu sama gue, kata ente.
Kosan,musim semi di Semarang menjelang Desember tahun 2014.
Bulan ini tergolong bulan bersejarah bagi kaum Jompo tuna asmara, karena cinta akan hinggap dan memilih mereka..
"Hari-hari bahagia sejahtera aman sentosa" itu yang gue liat dari bola mata Niko, ketua perkumpulan Jompo berpendidikan.
"Tai ayam serasa coklat" itu yang gue saksikan dari bahasa tubuh Ko bam.
Belum lagi Bion, Andr, Sari Peng dan Uda, yang sekarang dalam tahap panen raya hasil jerih payah menabur cinta setahun terakhir, serta beberapa anggota klub yang lagi proses pedekate.
Hari-hari kini terasa panjang, gampang lapar, susah tidur, dan rajin ke kamar mandi. Tapi ente, ya ente.. belum bisa seperti anggota klub lain, hari-hari ente suram. Dan gue bisa melihat ente layu dan hilang gairah.
Hemphs.. itu yang bikin ente kesal.
Demikian juga Andre sang penakluk Kalimantan, langkah kakinya makin cepat aja semenjak bersama nyonya. Bagus untuknya.
Terakhir gue liat Tio Han Peng yang juga sedang melakukan rapat dengan gebetan, menentukan arah perahu kemana berlayar.
" gue lagi suka sama perempuan yang baru bisa jalan" katanya.
Memang benar kata para pujangga, bahwa roda pedati berputar, mungkin ini adalah ujian bagi para laki-laki kurang ganteng biar rajin nabung demi mendapatkan kesempatan operasi plastik.
Keberadaan perempuan yang lebih banyak dua kali lipat dari laki-laki tidak jaminan dapat perempuan itu gampang. Dari sudut pandang gue, jaman sekarang emang jaman edan. Perempuan bukan lagi "mangsa" tapi "predator''. Mereka sudah mulai menguasai hajat hidup laki-laki.
Susah mendapat keadilan jaman sekarang ini. 3:1 adalah perbandingan perempuan dengan laki, belum ditambah banyaknya laki2 yang jadi bencong + maho, berarti harusnya gampang/tidak susah untuk dapetin perempuan. Tapi malah sebaliknya, mungkin perempuan mulai sadar bahwa kuantitas laki2 yang sedikit tidak menjamin kualitas mereka. Anehnya, banyak laki-laki yang punya pacar lebih dari 2, bahkan 3,4,5,6 dst. Mana keadilan,manaaa!!! Apa ente harus kencan sama diri sendiri?
Tentulah orang-orang tersisihkan seperti ente ini bakal merasa terzolimi, hidup tidak fair dan bla-bla. Tapi mari lupakan ente dengan segala kesialan ente, kita fokus pada klub Jompo ini.
Dari sekian orang yang jadi member asli klub Jompo ini,90% udah sold out, satu dalam transaksi alot, dan satu lagi belum laku sekalipun sudah di diskon habis-habisan.
Kabar baiknya, ente sekarang bisa menikmati berkah alias kejipratan berkah dari pasangan-pasangan berbahagia ini. Sering mendapat undangan nongkrong gratis, konsekuensinya ya itu, makan hati!.
"Sepeninggal lo, hidup gue berantakan Chi," begitu bunyi SMS ente besok.
" Udalah bang, gak usah diungkit lagi.. biar jadi masa lalu" (kemungkinan Echi bales gitu)
"Tapi bukannya setiap peninggalan sejarah perlu dilestarikan? jawab chi, jawaphhhh..!"
"Maksud lo? gue to the point aja, MANTAN ADALAH KECELAKAAN SEJARAH!"
Oh para wanita, kalau saja dikau gak ngabisin berjam-jam waktu buat dandan, gak bakal gini akhirnya, kan masih bisa potoshop.. ( ente putus hanya karena Echi lama dandan )
Setiap trik ente pelajari, " o em ji, aku jugaaa..." adalah trik paling sering dan paling ampuh yang dipake manusia saat pedekate.. dan ente udah lakuin itu, ente gagal.
Biarlah masa-masa ini gak berlangsung lama..
.


0 komentar:
Posting Komentar